Posted by: eureka | June 7, 2008

Kiat Mengepak Saat Bepergian

Ada dua jenis orang bepergian di dunia ini: mereka yang bawaannya sedikit dan mereka yang berharap bawaanya bisa sedikit. Masuk kategori manakah Anda? Agar semua barang yang dibutuhkan selama perjalanan masuk dalam tas namun tas tetap terasa ringan serta kelihatan ringkas, ikuti panduan berikut.

 

Buat Rencana dan Berpeganglah Pada Rencana Itu

 

Seperti seorang arsitek yang membangun gedung, begitu pula orang merencanakan isi koper. Buatlah daftar barang bawaan. Daftar barang dapat mencegah kepanikan pada menit-menit terakhir proses pengepakan, berfungsi sebagai panduan ketika mengepak lagi pada akhir perjalanan, dan berguna dalam kondisi tidak menguntungkan seperti kehilangan atau kecurian bagasi.

 

Ketika merencanakan pakaian mana saja yang hendak dibawa, pertimbangkan acara yang akan Anda ikuti, siang atau malam hari, dan catat perlengkapan (pakaian) yang mungkin cocok untuk setiap acara. Periksa kembali daftar untuk memastikan jika sepotong pakaian dapat dipakai untuk berbagai acara. Bawalah pakaian yang bisa berpadu dengan yang lain, berdasarkan kesesuaian warna.

 

Periksa ramalan cuaca di daerah tujuan dan buat rencana berdasarkan ramalan tersebut. Pastikan Anda tahu kebiasaan masyarakat lokal, misalnya pakai t-shirt untuk jamuan makan malam bisa menjadi satu kesalahan fatal, atau baju lengan buntung mungkin akan menghalangi Anda memasuki ke tempat-tempat seperti Basilika Santo Petrus di Vatican City. Untuk hampir semua kegiatan luar ruang, bawalah beberapa pakaian yang bisa dipakai berlapis.

 

Abaikan aturan kenakan pakaian sesuai dengan acara. Dunia saat ini umumnya memberi kelonggarkan terhadap dress code – untuk turis tampaknya ada semacam tolenransi. Warna gelap -pakaian warna hitam atau blue jaket- memungkin Anda bisa masuk ke berbagai acara makan malam dan pertunjukkan.

 

Mengepak atau Tidak Mengepak? Itulah Pertanyaannya!

 

Begitu daftar pakaian telah dibuat, berpatokanlah pada hal itu. Saat mengepak, tatalah jenis barang yang hendak Anda bawa dan periksalah kembali daftar. Pastikan bahwa pakaian yang hendak dibawa itu bersih serta siap untuk dikemas. Kontak biro perjalanan mengenai ketersedian berbagai perlengkapan kamar hotel, seperti hair dryer, seterikaan dan papan seterika, sabun, sampo, dan lain sebagainya, sehingga Anda tahu apa yang tidak perlu dan yang harus dibawa.

 

Untuk perhiasan prinsipnya adalah jangan bawa barang berharga jika Anda tidak mau kehilangan barang tersebut. Jangan bawa pakaian yang dapat menarik pencuri. Bawa perlengkapan make up secukupnya demi menghemat ruang, tidak usah bawa parfum jika pelembab saja sudah cukup.

 

Khusus untuk alat-alat kecantikan,  travel kits selalu menjadi jawaban. Punya travel kit yang selalu tersedia dalam kotak yang kedap air akan menghemat waktu mengepak sebelum perjalanan dan huru-hara setelah kepulangan. Kebanyakan alat-alat kecantikan personal untuk kepentingan traveling tidaklah mahal, jadi belilah perlengkapan semacam itu kapan saja Anda lihat sehingga saat tiba di tempat tujuan, Anda tidak bingung karena botol gel rambut kesukaan Anda kosong misalnya. Jangan mengisi botol sampai penuh karena tekanan udara dalam kabin pesawat dapat menyebabkan isi botol jadi kepenuhan dan meluber.

 

Setiap barang yang hendak Anda bawa, visualisasikan bagaimana membuatnya jadi lebih kecil, seperti mem-fotocopy halaman atau peta tertentu dari sebuah buku panduan alih-alih membawa buku itu seutuhnya. Biasakan hidup efisien. Bawalah hanya satu botol pelembab untuk aneka kebutuhan alih-alih bawa banyak botol pelembab untuk tangan, kaki, dan wajah. Bawalah sikat gigi biasa atau pisau cukur dari pada yang model elektrik.

 

Film dan aneka aksesoris dapat dibeli di mana saja dan biasanya mudah memperolehnya, jadi berhematlah ruang koper dengan meninggalkan barang-barang seperti itu di rumah. Ciptakan sedikit petualangan dalam perjalanan dengan mencari tempat belanja barang lokal untuk deodorant dan pelembab.

 

Saat terjadi peristiwa insidental, sejumlah barang akan sangat diperlukan. Barang-barang penting yang diperlukan antara lain alat-alat P3K, kaleng berisi aspirin, dan pelembab anti matahari, serta pengering khusus dalam ruangan jika memang diperlukan. Pisau Swiss akan sangat membantu, baik untuk mengupas buah atau pun membuka botol. Ingat, pisau swiss tidak diijinkan masuk pesawat, jadi bawalah pisau itu dalam bagasi yang sudah dicek.

 

Begitu travel kit Anda lengkap, pastikan itu dikemas dalam tas yang selalu Anda bawa dan pastikan itu semua ada di tangan Anda selama penerbangan.

 

Seni Mengepak

 

Sekarang Anda tahu apa yang dibawa, mulailah mengepak. Setrika semua pakaian sebelum dimasukan ke dalam tas. Jika semuanya rapi dan bersih, besar kemungkinan pakaian itu akan tetap rapi dan bersih ketika akan dikeluarkan. Kancing semua kancing dan tutup semua resleting.

 

Belajarlah melipat. Lipatlah seperti orang di toko-toko pakaian -mereka menggunakan metode itu untuk suatu alasan. Semakin baik lipatan, semakin sedikit kusutan pada baju. Semua pakaian dapat dilipat dalam aneka cara, t-shirt, jeans, kemeja dan pakaian olah raga dapat digulung dan ditempatkan dalam tas ransel atau travel pack.

 

Metode saling mengunci (interlock) dalam melipat pakaian sangat ideal untuk penyimpanan dalam koper. Tumpukkan dua potong pakaian  secara merata kemudian lipat yang satu ke dalam yang lain sehingga yang satu melindungi yang lain supaya tidak lecek. Letakan kertas tisu di antara lapisan pakaian juga akan membantu mencegah pakaian jadi kusut.

 

Jika menggunakan metode melipat dan menumpuk, tatalah secara kronologis, tempatkan pakaian yang dipakai pertama kali di posisi paling atas. Hal ini akan mencegah isi koper diobrak-abrik untuk mencari pakaian tertentu yang hendak dipakai. Paklah dengan kencang atau ketat. Pengepakan yang longgar akan menyisakan ruang yang sesungguhnya berguna dan dapat menyebabkan pakaian lecek. Hindari adanya ruang kosong, seperti di dalam sepatu. Bagian dalam sepatu sangat cocok untuk kaus kaki atau pakaian dalam.

 

Bawalah selalu dokumen perjalanan, obat-obatan, perhiasan, traveler’s checks, kunci dan barang-barang berhargai lainnya dalam tas jinjing (tas yang selalu melekat pada Anda). Barang-barang seperti itu jangan pernah dimasukan dalam bagasi.

 

Beri label pada setiap koper, pada bagian dalam maupun luar, dengan nama dan nomor teleponAnda, tetapi jangan menuliskan alamat rumah. Jika alamat diperlukan, cantumkan saja alamat kantor.

 

Keluarkan atau periksa isi tas segera setelah Anda tiba di hotel demi mencegah pakaian tambah lecek. Ketika Anda hendak pulang ke rumah, ingatlah bahwa pakain kusut dan kotor membutuhkan banyak tempat. Maka, telitilah saat melipat pakaian, kemaskan barang-barang Anda sama seperti saat Anda pertama kali meninggalkan rumah. (Travelsense.org/Egidius Patnistik)

 
sumber


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: