Posted by: eureka | May 18, 2008

Pria Budhis Dibunuh Saat Ketua OKI Berkunjung ke Thailand Selatan

 

Kapanlagi.com – Seorang lelaki Budhis Selasa ditembak tewas dan enam orang lainnya luka-luka di Thailand selatan, pada saat ketua Organisasi Konferensi Islam (OKI) berkunjung ke negara itu, kata polisi.

 

Lelaki berumur 35 tahun yang bekerja sebagai penderes karet itu ditembak oleh kaum militan, saat dia menuju ke satu pos pelayanan di Yala, salah satu dari tiga provinsi yang berbatasan dengan Malaysia yang bergolak.

 

Empat orang lainnya, termasuk dua bocah menjadi korban, menderita luka-luka dalam serangan tersebut, kata polisi menambahkan.

 

Di provinsi Pattani tetangganya, sebuah bom pinggir jalan meledak melukai dua orang petugas polisi, yang salah satunya dalam kondisi serius, kata para petugas.

 

Serangan-serangan itu dilakukan pada saat ketua Organisasi Konferensi Islam (OKI) berkunjung ke Bangkok, untuk membahas pemberontakan yang sudah berlangsung selama tiga tahun di bagian selatan kerajaan itu.

 

Sekjen OKI, Ekmeleddin Ihsanoglu bertemu dengan Menteri Luar Negeri Thailand, Nitya Pibulsonggram Senin, dan dia dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri Thailand Surayud Chulanont, serta pemimpin junta, Jenderal Sonthi Boonyaratglin Selasa.

 

Sonthi adalah Muslim pertama yang menjadi panglima militer Thailand, negara yang mayoritas penduduknya memeluk Budha.

 

Ihsanoglu juga dijadwalkan akan bertemu dengan para pemimpin masyarakat Muslim sebelum meninggalkan Bangkok Selasa malam, kata jurubicara kementerian luar negeri, Piriya Khempon.

 

“OKI mendoakan Thailand melakukan pendekatan secara damai dalam memecahkan kekerasan di wilayah selatan yang bergolak. OKI terus memantau situasi di sini dari dekat dan siap untuk memberikan bantuan-bantuan,” kata Piriya kepada AFP.

 

Lebih dari 2.100 orang telah tewas dalam pemberontakan selama tiga tahun di provinsi selatan Yala, Narathiwat dan Pattani.

 

Empat orang tewas pada hari Senin saja, termasuk seorang pria dan putranya yang ditembak dan kemudian dibakar. Para militan memenggal leher sang ayah, kemudian meninggalkan kepalanya kira-kira dua kilometer jauhnya.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: