Posted by: eureka | May 13, 2008

Gempa 7,8 SR Hantam China, 8.533 Orang Tewas

WASPADA ONLINE- (CHONGQING) – Satu gempa bumi keras menghantam China Tengah Senin (12/5), yang menewaskan 8.533 orang di satu kecamatan saja di Provinsi Sichuan, yang meningkatkan kekhawatiran secara keseluruhan bencana itu dapat menimbulkan korban lebih besar lagi. Kira-kira 900 pelajar terkubur hidup-hidup di bawah bangunan sekolah mereka yang ambruk Juyuan.

 

Kantor berita Xinhua mengatakan 80 persen gedung ambruk di kabupaten Beichuan dan kira-kira 10.000 orang lainnya diyakini cedera di sana. Pusat gempa bumi yang berkekuatan 7,8 skala Richter itu berada di Sichuan, kira-kira 92 km di baratlaut ibukota Provinsi Chengdu.

 

Gempa bumi itu terjadi tepat tengah hari — ketika klas sekolah dan perkantoran penuh. Ribuan tentara dan polisi segera dikirimkan ke kawasan pusat gempa di kecamatan Wenchuan , kira-kira 100 km dari Beichuan, yang berpenduduk 160.000 jiwa.

 

Di kawasan lainnya yang dekat dengan pusat gempa, para pekerja menggali reruntuhan bangunan sekolah di mana kira-kira 900 pelajar sekolah menengah terperangkap di bawah reruntuhan ketika gedung Sekolah Menengah Pertama Juyuan ambruk.

 

Sejumlah pelajar di sekolah itu dinyatakan tewas dan cedera. Gempa bumi itu terjadi hanya lebih dari tiga bulan sebelum dimulainya Olimpiade Musim Panas Beijing, yang diharapkan China dapat menjadi ajang penambahan popularitasnya di seluruh dunia.

 

Wartawan Xinhua dari kota Juyuan, kira-kira 75 km dari pusat gempa, melihat sejumlah remaja yang tertimbun reruntuhan berjuang untuk keluar dari timbunan reruntuhan bangunan bertingkat tiga, sementara yang lainnya ‘menangis memohon bantuan.’ Dua gadis dikutip oleh Xinhua sebagai mengatakan mereka lolos dari maut karena mereka ‘berlari lebih kencang dari yang lainnya.’

 

Kementerian Urusan Sipil mengatakan kepada Xinhua bahwa ribuan orang kemungkinan tewas di Provinsi Sichuan, Gansu dan Yunnan dan perkotaan Chongqing. Kementerian itu mengatakan kemungkinan banyak yang tewas tertimbun di bawah gedung-gedung yang ambruk, namun tidak ada rincian yang diberikan.

 

Sejumlah foto yang disiarkan melalui Internet menunjukkan mesin pencari Baidu menemukan tangan dan pinggul manusia tersembul dari reruntuhan sekolah ketika puluhan orang berusaha untuk membebaskan mereka, dengan menggunakan alat seadanya atau dengan tangan kosong mereka untuk memindahkan kepingan-kepingan beton guna mencari korban.

 

Gempa bumi yang melanda China Tengah itu menyebabkan ribuan orang bergegas keluar dari gedung-gedung bertingkat dan berdiri di jalanan ratusan km jaraknya dari Beijing dan Shanghai. Getaran gempa terasa sampai ke Pakistan, Vietnam, Taiwan dan Thailand.

 

Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa empat dari korban tewas adalah pelajar tingkat sembilan ketika sekolah mereka ambruk. Sejumlah foto menunjukkan alat derek berat berusaha menyingkirkan reruntuhan dari bekas sekolah itu. Foto lainnya dari Wenchuan menunjukkan apa yang nampaknya satu gedung bertingkat enam yang rata dengan tanah.

 

Sejumlah bangunan runtuh sekurang-kurangnya di enam kabupaten dekat pusat gempa, kata Xinhua. Di Beijing dan Sanghai, pekerja kantor keluar dari tempat mereka bekerja dan memenuhi jalan-jalan ketika gempa melanda.

 

Di ibukota itu, yang akan menjadi tuanrumah olimpiade musim panas Agustus, tidak ada kerusakan yang tampak dan barang yang pantas dipamerkan stadion Bird’Nest selamat, insinyur proyek itu mengatakan pada Xinhua.

 

Namun di Sichuan, saluran telefon di Wenchuan putus samasekali dan situs Inernet untuk prefektur Aba di wilayah itu mengatakan gempa bumi tersebut telah memutus beberapa jalan raya besar dan komunikasi menurun di 11 kabupaten.

 

PM Wen Jiabao bergegas pergi ke daerah itu dan Presiden Hu Jintao telah memerintahkan upaya pertolongan “mati-matian”, lapor Xinhua. Ribuan tentara angkatan darat dan paramiliter Polisi Bersenjata Rakyat membawa perbekalan medis juga telah menuju ke wilayah tersebut, kata televisi negara.

 

Komite Sentral Partai Komunis dan Dewan Negara (Kabinet) telah meminta para pejabat pada semua tingkatan agar berada di garis depan guna menangani situasi setelah gempa bumi dan memimpin masyarakat mengerjakan usaha pertolongan,” katanya kepada para wartawan. PM Wen tiba di Chengdu sesaat sebelum matahari tenggelam guna memimpin operasi penyelamatan korban.

 

Jalan, rel KA terputus

Televisi negara memperlihatkan gambar warga di ibukota Sichuan Chengdu, di mana bandara dan stasiun kereta api tutup, kerumunan massa tampak di jalanan relatif tanpa cedera tapi satu wanita terlihat pendarahan dari kepalanya.

 

Sejumlah wisatawan asing dalam mantel mandi putih berjalan di sebuah jalan di Chengdu, tampaknya telah melarikan diri dari hotel mereka. Di beberapa bagian kota itu, air dan listrik terputus, kata radio pemerintah.

 

“Unit AC merosot dari dinding. Pot bunga semuanya retak,” seorang warga di Mianyang, Sichuan mengatakan. “Orang sakit di rumah sakit telah dipindahkan ke luar ke lapangan terbuka. Tidak ada listrik dan tidak ada tempat penerimaan telpon mobil. Orang takut gempa susulan.”

 

Survei Geologi AS mengatakan di situs Internetnya bahwa gempa sangat kuat itu melanda pukul 06.28 GMT (kira-kira pukul 13.28 WIB) pada kedalaman 10 km. Seorang pegawai di suratkabat setempat di Mianyang mengatakan ada beberapa gempa. USGS mengatakan ada sejumlah gempa susulan.

 

Xinhua mengatakan tidak ada dampak segera pada proyek Dam Tiga Gorges, yang terpenting dari waduk raksasa, ratusan kilometer dari Chengdu. Satu sumber di kilang minyak terbesar di China Barat, Lanzhou, mengatakan pabrik itu juga tampak tidak terkena oleh gempa.

 

Bandara di Chengdu, ibukota Provinsi Sichuan, ditutup dan jalanan dipadati kendaraan setelah gempa bumi itu, kata televisi pemerintah. Hujan diramalkan akan turun di daerah bencana, yang akan menambah rumitnya usaha pertolongan.

 

Panggilan-panggilan telefon ke kota itu tidak berjawab pada saat para penduduknya diliputi kepanikan. “Di Chengdu, telekomunikasi selular pun mengalami kemacetan dan ribuan operator tidak dapat beroperasi,” kata Sha Yuejia, wakil kepala eksekutif China Mobile.

 

Meski sulit bertelefon ke Chengdu, seorang pelajar Israel, Ronen Medzini, berhasil mengirimkan pesan ke The Associated Press yang mengatakan aliran listrik dan air terputus di beberapa kawasan bencana. “Kemacetan lalu lintas, air tidak jalan, listrik terputus, siapa saja duduk di jalanan, pasien dievakuasi dari rumah sakit dan duduk-duduk di luar gedung dan menunggu,” katanya.

 

Televisi pemerintah menyiarkan pesan-pesan kepada siapa saja yang terperangkap di bawah reruntuhan bangunan akibat gempa bumi. “Jika anda terkubur, tetaplah tenang dan simpan tenaga anda. Carilah air dan makanan dan tunggulah dengan sabar datangnya pertolongan,” kata CCTV.

 

Gempa bumi itu juga menggetarkan gedung-gedung di Beijing, 1.500 km di utara daerah bencana. Ibu kota China itu akan dipenuhi ratusan ribu pengunjung asing ketika dimulainya Olimpiade Musim Panas 8 Agustus.

 

Banyak kantor-kantor di menara-menara tinggi di Beijing diungsikan, termasuk gedung perkantoran media untuk panitia Olimpiade. Tak satupun dari tempat penyelenggaraan Olimpiade mengalami kerusakan.

 

Berlarian panik

Masyarakat berlarian panik di jalanan di kota lainnya, di mana banyak penduduk mengatakan mereka belum pernah merasakan gempa di daerah itu sebelumnya. Di Fuyang, 1.100 km ke timur di Provinsi Anhui province, lampu-lampu di lobi Buckingham Palace Hotel berayun-ayun.

 

“Kami belum pernah melihat dan merasakan gempa seperti ini dalam hidup kami,” kata seorang pekerja hotel yang menyebut namanya Zhu. Para pasien di RS Rakyat No.1 di Fuyang diungsikan. Satu jam setelah gempa bumi, setengah lusin pasien dengan mengenakan piyama pasien berdiri di luar rumah sakit. Salah seorangnya terbaring di atas tempat tidur rumah sakit di halaman parkir.

 

Lebih dekat ke pusat gempa di Chongqing, Lai Dequn sedang tidur, sementara ibunya menyaksikan televisii di lantai ke-19 sebuah hotel. “Saya tiba-tiba merasakan tempat tidur saya berguncang dan saya yakin itu gempa bumi,” kata Lai yang berusia 42 tahun. “Jadi saya segera berlari mengambil selop dan membantu ibu turun ke lantai dasar dan keluar dari kompleks hotel.

 

Di Shanghai, gedung-gedung pencakar langit berayun-ayun dan sebagian besar para pekerja kantor bergegas lari ke jalan. Satu guncangan gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter dianggap suatu peristiwa besar, yang dapat menimbulkan kerusakan luas, mematikan dan mencederai masyarakat luas di daerah padat penduduk.

 

Gempa bumi kuat terakhir kali mengguncang China tahun 2003, ketika satu getaran berkekuatan 6,8 skala Richter menewaskan 268 orang di kecamatan Bachu di barat Xinjiang. Gempa bumi paling maut dalam sejarah modern melanda wilayah timurlaut Tangshan 28 Juli 1976 yang menewaskan 240. 000 jiwa. (m07/ap)


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: