Posted by: eureka | May 6, 2008

Masyarakat Indonesia di Myanmar

Masyarakat Indonesia di Myanmar berjumlah sekitar 200 orang yang tersebar di beberapa kota utama, yaitu di Yangon, Mandalay dan Bagan. Yangon merupakan tempat terbanyak keberadaan masyarakat Indonesia dan sisanya terbagi di Mandalay dan Bagan. Disamping itu, terdapat sekitar 18 orang warga Indonesia yang berdomisili di Kathamndu, Nepal. Sebagaimana diketahui bahwa KBRI Yangon juga merangkap Kerajaan Nepal.

 

Masyarakat Indonesia di Myanmar tersebut terdiri dari berbagai profesi, antara lain pegawai pabrik dan perusahaan, manager perusahaan dan hotel, missionaris, ibu rumah tangga, wiraswastawan dan lain sebaginya.

 

Mengingat keberadaan dan potensi masyarakat Indonesia di Myanmar tersebut, maka KBRI Yangon memprakarsai pembentukan wadah Kerukunan Indonesia di Maynmar (KIM) pada tanggal 11 September 1999. Pembentukan KIM tersebut bertujuan untuk membina masyarakat Indonesia agar tetap menjaga citra dan rasa cinta tanah air, meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta turut ikut mendukung tercapainya kepentingan nasional. Kepengurusan KIM dilakukan oleh warga masyarakat Indonesia sendiri dibantu oleh KBRI dan sampai saat ini telah dilakukan tiga kali pemilihan Ketua KIM.

 

Sebagai pelaksanaan tugas pembinaan masyarakat, KBRI selalu mengundang dan melibatkan masyarakat Indonesia dalam berbagai acara dan kesempatan, seperti perayaan HUT Kemerdekaan RI, pertandingan olah raga, upacara hari-hari nasional dan berbagai kegiatan lainnya.

 

KIM secara berkala melakukan pertemuan bersama dengan seluruh warga Indonesia untuk bersilaturahmi dan untuk saling mengenal, walapun mereka sangat sibuk tetapi tetap berupaya mencari waktu demi terbinanya kerukunan warga Indonesia dan untuk bertukar informasi dengan para pejabat KBRI.

 

Keberadaan dan aktifitas warga Indonesia di Myanmar tersebut secara tidak langsung telah memberikan pengaruh kepada pandangan positif masyarakat Myanmar mengenai Indonesia, terlebih lagi melalui perkawinan antara WNI dengan warga Myanmar. Beberapa orang Myanmar yang kawin dengan orang Indonesia telah menjadi warga WNI. Lebih dari itu, keterbukaan dan ketulusan orang Myanmar terhadap komunitas warga Indonesia di Myanmar sangat diterima dengan baik sehingga akulturasi sosial-budaya kedua bangsa semakin lebih mudah.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: