Posted by: eureka | May 6, 2008

Keng Tung, Myanmar

Diethelm Travel menawarkan kesempatan yang unik dan menarik untuk berjalan-jalan dengan berkendaraan dari Chiang Rai (atau Chiang Saen) di Thailand menuju daerah pedalaman di Myanmar, yaitu kota Keng Tung. Selama 40 tahun lamanya, perjalanan untuk menuju ke wilayah ini di daerah Myanmar adalah mustahil, dan perusahaan perjalanan dan hiburan menuju Keng Tung masih di larang.

 

Diethelm Tour yang membawa anda menuju Keng Tung merupakan tawaran yang benar-benar menarik seperti dari pelopor ke pelopor tidak hanya karena perjalanmu menuju suatu daerah tertentu saja, tetapi karena selama beberapa dekade tidak pernah di sentuh oleh wisatawan.

 

Darmawisata selama tiga hari ini bisa juga di sebut sebagai perjalanan perintis karena hal ini hanya dimungkinkan dengan menggunakan kendaraan roda empat. Kamu bisa memilih antara menggunakan mobil Jeep Suzuki dan Mitsubishi pajero.

 

Kamu akan menyebrang perbatasan ke Myanmar di Mae Sai sebelum melanjutkan kearah utara sejauh 175 kilometer perjalanan menuju Keng Tung, kamu akan diberikan kesempatan untuk mengunjungi pasar yang menjual berbagai rupa barang dan makanan yang sangat menarik, yaitu di Tachilek, yang merupakan kota saudara dari Mae Sai di Myanmar.

 

Pemberhentian berikutnya berada di Thalay, sebuah kota di Myanmar, 30 kilometer ke utara dari perbatasan ThaiBurmes. Makan siang telah disiapkan untuk anda di Moung Phyak.

 

Pada siang hari jejak perjalanan akan membimbing kamu untuk menyusuri Akha dan Thai Yai yang merupakan perkampungan dari suku perbukitan. Sedikit lagi, sebelum tiba di Keng tung kamu akan mengujungi sumber air panas yang sangat terkenal. Tempat penginapan telah tersedia di Keng Tung Hotel, yang merupakan hotel terbaik di kota ini walaupun tidak terlalu mewah sekali, tetapi kau mungkin akan terbiasa dengan keadaan di Thailand.

 

Pada hari kedua dari darma wisata, kamu akan diarahkan untuk mengujungi daya tarik di dan sekitar Keng Tung: pasar pagi dan pagoda-pagoda yang bersinar emas.Dan program wisata lainnya adalah mengujungi perkampungan dari suku perbukitan Lahu yang berada di Doi Maei (gunung Maei).

 

Pada hari ketiga dari darmawisata ini, setelah kunjungan ke pasar pagi Keng Tung, kamu akan mendapati jalan pulang kamu kembali ke Thailand melalui rute yang sama sesuai dengan yang kamu gunakan untuk pergi, itu merupakan jalan satu-satunya antara Mae Sai dan Keng Tung.Di Myanmar, tepatnya di kota Tachilek kamu sekali lagi akan mendapatkan kesempatan untuk membeli kerajinan tangan buatan Myanmar sebelum memasuki perbatasan menuju Thailand.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: