Posted by: eureka | July 25, 2005

Wisatawan Asing Tinggalkan Mesir

KAIRO – Ratusan wisatawan asing bergegas meninggalkan Sharm el-Sheikh Minggu kemarin dan pulang ke negara asal masing-masing. Mereka dilanda ketakutan akan serangan-serangan bom lanjutan. Polisi menduga pengebom ada kaitannya dengan pengeboman di Sinai tahun lalu, namun sejauh ini mereka masih menjadi misteri bagi pengusutan polisi.

 

Sementara itu, belum lagi reda kepanikan warga Mesir setelah ledakan bom Sabtu lalu, sebuah bom meledak di Kairo Minggu kemarin. Bom yang meledak kali ini hanya sebuah bom kecil, namun mengejutkan warga yang masih terguncang akibat ledakan bom di tempat wisata Sharm el-Sheikh. Ledakan itu melukai seorang pria yang membawa bom itu.

 

Bom itu ternyata adalah bom paku yang sudah usang. Ledakan terjadi di pintu masuk gedung apartemen si pria pembawa bom. Polisi mengidentifikasi pria itu bernama Sami Gamal Ahmed (33), karyawan pada Rumah Sakit Qasr el-Ainy di Kairo pusat.

 

Ahmed dalam kondisi parah dan dirawat di rumah sakit. Paku-paku menancap di sekujur tubuhnya. Tidak ada korban lain, dan ledakan itu hanya mengakibatkan kerusakan kecil pada gedung apartemen tersebut.

 

Polisi sejauh ini belum menemukan adanya keterkaitan bom itu dengan tiga ledakan bom dahsyat Sabtu lalu. Sebanyak 88 orang tewas dalam ledakan bom di hotel dan kawasan perbelanjaan di tempat wisata Sharm el-Sheikh, Laut Merah.

 

Menurut keterangan polisi, pria itu sedang memasuki apartemen sambil membawa bom itu. Tiba-tiba, bom meledak. Pria itu tinggal sendirian di kawasan Kafr Tuhurmus, pinggiran Kairo.

 

”Orang itu ternyata suka mengumpulkan barang antik. Benda itu meledak saat dia se-dang mengutak-atiknya. Dia kini dirawat di rumah sakit dan tidak dikenai tuduhan apa pun,” kata seorang polisi.

 

Wisatawan Asing

 

Akibat ledakan bom di Sharm el-Sheikh, ratusan wisatawan asing Minggu kemarin bergegas meninggalkan tempat wisata itu dan pulang ke negara asal masing-masing.

 

Bus-bus wisata dijejali para wisatawan itu. Begitu tiba di bandara Sharm el-Sheikh, ratusan wisatawan bergegas turun dari bus dan terbang kembali ke Eropa.

 

Dalam upaya perburuan pelaku pengeboman, polisi memblokir jalan-jalan di sekeliling tempat wisata itu. Polisi menangkap 35 orang yang diduga memiliki informasi seputar pelaku pengeboman.

 

Namun, aparat belum merilis informasi penting tentang investigasi tersebut. Ledakan bom ini diramalkan bakal memukul telak industri pariwisata Mesir.

 

Data dan jumlah korban juga masih simpang siur. Sumber resmi di Sharm el-Sheikh menyebutkan, korban tewas mencapai 88 orang. Namun, Menteri Kesehatan MohamedAwad Tag el-Din mengatakan, jumlah korban tewas sebanyak 63 orang.

 

Termasuk korban tewas adalah tujuh warga asing, yakni seorang warga Ceko dan seorang warga Italia. Juru bicara Kementerian Pariwisata mengatakan, identitas kewarganegaraan empat korban tewas lainnya belum diketahui.

 

Tragedi bom ini juga menghantam perekonomian Mesir. Indeks harga saham anjlok 4,5 persen hanya dalam waktu 10 menit setelah sesi perdagangan dibuka Mingu kemarin.

 

Makin Keras

 

Presiden Mesir Hosni Mubarak mengatakan, serangan-serangan itu justru makin membuat dia makin keras dan tegas memerangi militan.

 

”Ulah mereka hanya akan membuat kami makin gigih memerangi terorisme dan membasmi sampai ke akar-akarnya,” kata Mubarak dalam pidato singkat melalui televisi. ”Kami tidak akan menyerah atau berdamai dengan mereka.”

 

Pernyataan Mubarak tidak mampu meredam ketakutan para wisatawan. Oliver Tatzmann, seorang warga Austria, langsung mempersingkat liburannya meski baru satu hari berada di Mesir.

 

”Rasanya sudah tidak seperti liburan lagi,” kata dia. Bersama rekan wanitanya, mereka menuju bandara untuk terbang pulang. ”Orang-orang kelihatan tertekan.”

 

Sebagian besar wisatawan yang terbang pulang memang sudah menjadwalkan penerbangannya, kendari tidak sedikit pula yang terbang lebih awal. Sementara itu, terminal kedatangan di bandara terlihat sepi sepanjang pagi kemarin. Hanya terlihat sekelompok wisatawan dari Austria yang datang. Mereka mengatakan, penerbangan menuju Mesir nyaris kosong.

 

”Sebagian besar turis ingin pulang lebih cepat. Bayangkan jika anada mendengar ledakan-ledakan itu. Apakah anda ingin tetap di sini?” kata Youssef Moussa, karyawan perusahaan wisata Travco yang bertugas menyambut kedatangan para turis. ”Semua tamu pergi, tetapi tak seorang pun yang datang.”

 

Juru bicara Kementerian Pariwisata Mesir mengatakan, masih terlalu dini untuk memperkirakan dampak ledakan itu terhadap industri wisata. Sektor ini, bagaimana pun, merupakan penyumbang pendapatan utama bagi perekonomian Mesir.

 

Diduga, ledakan itu berasal dari dua bom mobil dan sebuah bom di dalam koper. Kompleks wisata itu sedang penuh dengan para penyelam dan wisatawan Eropa. Kebetulan pula, para diplomat sedang menghadiri pertemuan internasional di tempat yang oleh Mesir dijuluki ”kota damai” itu.

 

Menteri Dalam Negeri Mesir Habib el-Adli mengatakan, masih terlalu dini untuk menyebut apakah Al Qaedah atau kelompok militan lain punya kaitan dengan pengeboman itu. Namun, kemungkinan serangan itu terkait dengan serangan Oktober lalu.

 

Kelompok yang menyatakan diri terkait dengan Al Qaedah mengemukakan, pengeboman itu sebagai balas dendam atas ”tindakan kejahatan terhadap muslim”. Namun, pernyataan yang disiarkan melalui internet itu tidak muncul dalam situs Al Qaedah. Selain itu, tidak mungkin untuk mengecek otentisitas pernyataan itu.

 

Ahmed Mustafa, seorang pelayan pada kedai kopi di dekat lokasi ledakan pertama menuturkan, sebuah bola api tampak mengoyak tempat parkir mal di Sharm el-Sheikh sekitar pukul 01.15 waktu setempat (pukul 05.15 WIB). Mobil-mobil hancur luluh akibat ledakan itu. Rumah-rumah di sekitarnya ambruk, dan jendela-jendela kaca dalam radius ratusan meter hancur berantakan.(rtr-gn-25)

Senin, 25 Juli 2005


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: