Posted by: eureka | May 8, 2008

Myanmar Highlight

Negara yang sebagian besar terdiri dari daerah pedalaman dengan hutan yang lebat ini, Myanmar, memilik banyak simbol-simbol Buddhisme.

 

Negara ini terkenal ribuan pagoda yang membanjiri kota-kota kunonya, dan menjadi fokus bagi industri wisata yang makin penting. Namun kemajuan sektor wisata dengan investasi asingnya itu tidak membawa manfaat kepada masyarakat Myanmar .

 

Myanmar  diperintah oleh junta militer. Pemimpin oposisi dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, Aung San Suu Kyi, dikenai berbagai larangan selama 10 tahun lebih.

 

Gambaran Umum

 

Rejim militer Myanmar  dituduh telah melakukan pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang berat, termasuk pemaksaan relokasi penduduk dan kerja paksa yang juga melibatkan anak-anak.

 

Perusahaan-perusahaan milik pemerintah menguasai industri-industri penting, sementara korupsi serta salah manajemen menjadi karakteristik ekonomi Myanmar, yang masih dimotori oleh pasar gelap.

 

Angkatan Bersenjata Myanmar, dan bekas para pemberontak yang kemudian direkrut pemerintah, dituduh terlibat dalam penyelundupan heroin secara besar-besaran. Prostitusi dan AIDS juga merupakan masalah besar.

 

Fakta

 

Populasi: 49.5 juta (PBB, 2003)

Ibukota: Rangoon (Yangon)

Bahasa utama: Bahasa Burma, bahasa-bahasa etnik lokal

Agama utama: Buddhisme, Kristen, Islam

Umur rata-rata : 54 tahun (pria), 60 tahun (wanita) (PBB)

Unit Moneter: 1 kyat = 100 pyas

Ekspor utama: Jati, kacang-kacangan, udang, ikan, nasi, opium

Rata-rata pendapatan per tahun : data tidak tersedia

Internet domain: .mm

Kode Internasiobal: +95

 

Kelompok terbesar dalam masyarakat Myanmar adalah orang Birma yang secara etnik mempunyai kekerabatan dengan orang Tibet dan Cina. Dominasi orang Birma atas orang Karen, Shan, Rakhine, Mon, Chin, Kachin serta minoritas lainnya menjadi sumber ketegangan etnik yang meningkatkan pemberontakan dari kelompok separatis.

 

Myanmar adalah eksportir kayu jati terbesar di dunia dengan sumber daya alam lainnya berupa dari batu giok, mutiara, delima dan safir. Myanmar  memilik lahan subur dan persediaan minyak lepas pantai dan gas yang cukup besar. Walaupun demikian, rakyatnya tetaplah sangat miskin dan menjadi lebih miskin.

 

Kepemimpinan

 

Pemimpin rejim militer, Jenderal Than Shwe, lahir pada tahun 1933 dan menjabat Ketua Badan Pemulihan Hukum dan Ketertiban Negara atau pada tahun 1992. SLORC kemudian beralih bentuk menjadi Badan Pembangunan dan Perdamaian Negara atau SPDC pada tahun 1997.

 

Rejim Militer Myanmar 

 

Kepala Negara/Ketua SPDC: Than Shwe

Wakil ketua: Khin Nyunt

Menteri Pertahanan: Than Shwe

Menteri Luar Negeri: Win Aung

Menteri Dalam Negeri: Tin Haing

 

Jenderal Than, yang merupakan ahli perang psikologi, dengan konsisten menghambat peralihan kekuasaan kepada Partai Liga Nasional bagi Demokrasi atau NLD yang diketuai oleh Aung San Suu Kyi. NLD menang mutlak pada pemilihan umum tahun 1990, yang merupakan pemilu dengan multi partai yang pertama kali terjadi di Burma selama 30 tahun.

 

Hasil pemilu itu kemudian dibatalkan dan Aung San Suu Kyi dikenai berbagai larangan.

 

Media

 

Sektor media di Myanmar memiliki amat banyak aturan dengan negara sebagai pemegang monopoli televisi, radio dan koran.

 

 

Koran

 

Botahtaung

Kyehmon

Birma Alin, milik SPDC

New Light of Birma, edisi bahasa Inggris milik SPDC 

 

 

Sebagian besar media tetap menjadi alat propaganda. Editor dan wartawan harus memberikan laporan kepada kepada pejabat militer yang berwenang.

 

Walaupun koran harian berbasis bahasa Inggris, New Light of Birma, memuat banyak berita luar negeri, namun berita dalam negerinya mendukung kebijakan pemerintah sepenuhnya.

 

TV

 

TV Myanmar, dioperasikan Departemen TV dan Radio Myanmar dalam bahasa Bamar, Arakanese, Shan, Karen, Kachin, Kayah, Chin, Mon, dan Inggris

TV Myawady, milik angkatan bersenjata

  

Ada juga siaran-siaran internasional yang berupaya mencapai warga Myanmar, yaitu BBC, Voice of America, Radio Free Asia –yang didukung pemerintah Amerika Serikat– maupun stasiun radio Democratic Voice of Burma yang berbasis di Norwegia membidik pendengar di negara tersebut.

 

Pada akhir tahun 2002, lembaga pemerhati media yang berbasis di Perancis, Reporters Without Borders, memasukkan Myanmar  dalam daftar lima negara dengan kebebasan pers yang paling sedikit.

 

Radio

 

Radio Myanmar, dijalankan oleh Departemen TV dan Radio Myanmar

City FM, siaran hiburan milik Komite Pembangunan Kota Rangoon

Democratic Voice of Burma, stasiun radio oposisi yang berbasis di Norwegia dengan siaran gelombang pendek

 

Adapun kantor berita satu-satunya, Myanmar News Agency (MNA), dikendalikan sepenuhnya oleh pemerintah

About these ads

Responses

  1. di daerah mana saja(di myanmar) yg menghasilkan kayu jati ?


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: